Komentator Piala Dunia 2026 TVRI Dari Kalangan Pemain

smelectronik- JAKARTA - Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) telah menyiapkan ratusan calon komentator berpengalaman untuk meningkatkan kualitas tayanganPiala Dunia 2026pada 11 Juni hingga 19 Juli.

Selasa (3/2) kemarin TVRImenyelenggarakan Dialog Meja Bundar dengan tema "Piala Dunia 2026, Pers, dan Peradaban Publik Kita, Siaran Olahraga sebagai Ruang Edukasi, Literasi, dan Penguatan Nilai Kepublikan" di Auditorium Bung Karno LPP TVRI, Jakarta.

"Diskusi ini memang ide kami, yang bertujuan untuk mendapatkan masukan dan kritik, agar siaran kami secara teknis diminati oleh masyarakat dan dihargai oleh masyarakat," ujar Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI Usman Kansong di Jakarta, Selasa.

Usman menjelaskan langkah memilih komentator yang memiliki kemampuan agar siaran olahraga tidak hanya menarik sebagai hiburan, tetapi juga memberikan manfaat edukatif bagi masyarakat.

Ia menyampaikan, saat ini TVRI telah memiliki puluhan nama kandidat komentator yang sebagian berasal dari kalangan pemain dan mantan pemain sepak bola nasional.

Menurutnya, kehadiran tokoh yang memahami permainan secara mendalam diharapkan memberikan pandangan yang lebih beragam bagi penonton.

TVRI juga memberikan perhatian terhadap kemampuan komunikasi para calon komentator.

Pengucapan yang jelas dan metode penyampaian yang mudah dimengerti merupakan faktor penting agar pesan yang disampaikan dapat diterima oleh masyarakat.

Usman menambahkan, siaran Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan bagi TVRI untuk menjalankan peran sebagai penyelenggara acara yang berkontribusi dalam memperkuat nilai kepublikan.

Melalui program olahraga yang disiarkan, TVRI berupaya menyediakan ruang pendidikan yang mendorong literasi, pembentukan kepribadian, serta perkembangan peradaban masyarakat.

Ia menekankan, masukan dari berbagai pihak dalam dialog tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk menyempurnakan konsep penyiaran, termasuk pemilihan komentator, agar Piala Dunia 2026 disajikan dengan kualitas dan makna yang baik bagi masyarakat Indonesia.(antara/jpnn)