Rosé BLACKPINK ungkap rahasia kulit glowing dengan buah favoritnya
Dilansir dari Korea Times, selain Rosé, anggota BLACKPINK lainnya yaitu Jisoo berada di posisi kesebelas, Lisa di peringkat ke-22, dan Jennie di urutan ke-46 dalam daftar tersebut.
Pilihan makanan Rosé mungkin bisa memberikan petunjuk mengenai kebiasaan yang tersembunyi di balik rahasia tersebut.
Meskipun kebiasaan perawatan kulit sering kali mengutamakan kosmetik, nutrisi memiliki peran penting dalam menjaga kelenturan, kelembapan, dan pemulihan kulit.
Strawberi dan cumi-cumi sering dianggap oleh para ahli gizi sebagai makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit, asalkan dikonsumsi dengan porsi yang tepat.
Strawberi terkenal luas karena kandungan vitamin C yang tinggi, yang berperan dalam pembentukan kolagen dan membantu melindungi kulit dari stres oksidatif yang berkaitan dengan penuaan.
Selain itu, buah-buahan ini juga mengandung senyawa polifenol yang berperan dalam memperbaiki warna kulit menjadi lebih terang dan merata.
Meskipun kandungan serat dan airnya berkontribusi pada kesehatan sistem pencernaan, hal ini dapat memengaruhi kestabilan kulit secara tidak langsung.
Saat memilih stroberi, para pembeli sebaiknya memilih buah yang memiliki bau harum yang kuat, daun hijau terang, warna merah merata di seluruh permukaan, serta tekstur yang padat dan mengilap.
Sementara itu, cumi-cumi mengandung peptida yang berfungsi dalam pembentukan kolagen, mendukung kesehatan kulit, rambut, kuku, serta sendi sekaligus membantu menjaga kelenturan kulit.
Penelitian mengenai nutrisi menemukan bahwa campuran kolagen, asam lemak omega 3, serta antioksidan yang terkandung dalam cumi-cumi mampu membantu mengurangi tanda-tanda penuaan pada kulit dan melindungi sel-sel dari kerusakan.
Squid juga menjadi sumber zinc dan vitamin E, yang berkaitan dengan aktivitas antioksidan, pemulihan kulit, serta fungsi perlindungan kulit.
Seng secara khusus memiliki peran penting dalam proses penyembuhan luka dan pemulihan dari bekas luka.
Dari sudut pandang pola makan, cumi-cumi merupakan makanan yang rendah kalori dan kaya akan protein, yang dapat membantu dalam mengontrol berat badan serta menjaga massa otot, hal-hal yang secara tidak langsung berpengaruh pada kondisi kulit.
Selain peran mereka dalam produksi kolagen, bahan seperti taurin dan asam lemak omega-3 juga dikaitkan dengan peningkatan sirkulasi serta pengurangan kelelahan, yang pada akhirnya dapat memperkuat aliran darah ke kulit dan distribusi nutrisi.
Namun, para ahli gizi juga menegaskan bahwa metode pengolahan memiliki peran penting. Penggunaan garam berlebihan atau proses penggorengan dapat mengurangi manfaat yang mungkin diperoleh, dan bagi penderita asam urat atau gangguan ginjal, penting untuk memperhatikan konsumsi makanan karena kandungan purinnya.
Saat membeli cumi-cumi, cumi-cumi yang segar biasanya terlihat tembus cahaya dan mengilap, dengan daging yang terasa kenyal dan elastis serta kulit yang mudah dilepas.
Tentu, berikut beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Cumi-cumi yang baik harus memiliki bau laut yang segar dan tidak terlalu kuat. 2. Bau cumi-cumi sebaiknya bersih dan lembut, bukan bau yang menyengat. 3. Cumi-cumi yang segar memiliki aroma laut yang alami dan tidak mengganggu. 4. Harus ada aroma laut yang menyenangkan pada cumi-cumi, bukan bau yang terlalu tajam. 5. Cumi-cumi yang berkualitas memiliki bau laut yang bersih dan tidak menyengat.
Untuk cumi-cumi kering, konsumen disarankan memilih potongan yang permukaannya kering secara merata, tidak ada retakan terlihat, dan memiliki tekstur padat serta berat, sebaiknya dipilih yang dikemas pada tanggal awal barang dijual.